Rabu, 23 Januari 2013



 CCTV (Close Circuit TeleVision)

Tak kenal maka tak sayang, itu adalah ungkapan yang umum pada saat orang pertama kali bertemu, tapi kali ini kita tidak membahas tentang Ungkapan atau majas yang ada di pelajaran bahasa Indonesia, tapi kita akan berkenalan dengan CCTV dan prinsip pemasangan CCTV.
CCTV (Close Circuit TeleVision ) adalah kamera pengintai yang digunakan untuk menyelidiki atau mengawasi suatu tempat yang dianggap rawan dari bahaya. Fungsi dari Kamera adalah merekam semua aktifitas sehingga dapat meminimalkan dan menjaga aset – aset yang patut untuk dilindungi.
Tujuan Pemasangan CCTV
Meninjau ulang, peristiwa pada area pengawasan (area yang diamati) beserta lingkungannya. Pemasangan CCTV meliputi :

Mengenal Kamera CCTV

Kamera CCTV dapat dibedakan berdasarkan jenis output, lokasi penempatan, waktu penggunaan, mekanisme control, dan resolusi. Mengacu pada jenis output, Kamera CCTV dapat digolongkan menjadi Analog dan Digital.
Camera CCTV Analog yaitu kamera yang mengirimkan continuous streaming video melalui Kabel Coaxial
Camera CCTV Digital yaitu kamera yang  mengirimkan discrete streaming video melalui Kabel UTP. Camera CCTV Digital umumnya dilengkapi dengan IP Address sehingga sering pula dikenal sebagai IP (Network) Camera. Dengan adanya IP, kamera bisa dapat langsung diakses melalui jaringan LAN/WAN tanpa harus menggunakan tambahan converter.

Rabu, 09 Januari 2013

Format Video yang umum digunakan
  Halo gan, sekarang ane mau ngasih tau beberapa format video yang sering digunakan. Mungkin kita sering mendengarnya tapi faktanya kita tidak tahu apa arti dan apa perbedaan dari jenis video tersebut. Mungkin sebagian orang tidak peduli apa perbedaan nya yang penting apa isi nya dari format tersebut, benar bukan?

  Langsung aja ya soalnya ane enggak begitu mahir mengolah kata seperti manusia pada umunya, nih dia.. jeng jeng jeng...





AVI = Audio Video Interleave merupakan container multimedia (video+audio) yang diperkenalkan oleh microsoft tahun 1992 sebagai bagian dari teknologi Windows untuk video. Sebelumnya, AVI ini dikembangkan oleh Matrox OpenDML Group di tahun 96 tapi kurang tenar. Maka dari itu AVI yang sekarang beredar luas dikenal sebagai AVI 2.0. AVI ini mendukung streaming video dan audio secara multiple dan dapat di mainkan (playback) secara synchronous. Container ini bisa dikenali dengan ekstensi file .avi
   AVI ini adalah turunan / pengembangan dari format RIFF (Resource Interchange File Format) dimana untuk menghasilkan file ini dibutuhkan proses digitalisasi yang sering disebut dengan encoding / decoding. Software inti untuk pemroses ini sering disebut CODEC yang merupakan singkatan dari (en)coder/decoder. Berbagai metode dikembangkan untuk memperoleh hasil AVI yang paling baik sehingga melahirkan banyak varian dan pengembangan dari AVI versi awal.
AVILOGO2.jpg
Logo format AVI
   MPEG = Moving Picture Experts Group adalah kumpulan para ahli yang dibentuk oleh ISO untuk membuat suatu standar bagi kompresi audio dan video dan mulai tenar sekitar tahun 2005.
-              MPEG-1 (1993) di desain agar video dan audio di-encoding ke dalam bitrate Compact Disc. Pertama kali digunakan untuk VCD (Video CD), kemudian SVCD dan untuk DVD low quality.
- MPEG-2 (1995) di desain untuk container siaran televisi berkualitas broadcast (Televisi Digital). Namun penggunaannya paling tenar adalah untuk DVD. Kelebihannya dibanding MPEG-1 adalah mendukung interlacing dan high defenition sehingga scope penggunaannya lebih luas.
- MPEG-3 diperuntukkan untuk container HDTV sehingga ia redundant dan disatukan ke standar MPEG-2. Jadi MPEG-3 dilenyapkan. Jangan bingung dengan istilah MP3 (audio). MP3 adalah MPEG-1 Audio Layer 3.
- MPEG-4 (1998) lebih kompleks dari yang sebelumnya dan mempunyai faktor kompresi yang lebih tinggi dan lebih ditujukan untuk standar multimedia pada perangkat fixed dan mobile web.
Varian dari tipe ini adalah MPEG-4 Part 2 (Simple and Advanced Simple Profile) dan MPEG-4 AVC (or MPEG-4 Part 10 or H.264). Ini yang digunakan untuk HD DVD dan juga BluRay Disc.
Masih ada standard MPEG yang lain untuk tujuan spesifik seperti :
- MPEG-7 (2002) merupakan standar untuk pencarian & deskripsi content multimedia
- MPEG-21 (2001) merupakan framework multimedia
dan MPEG-A, MPEG-B, MPEG-C, MPEG-D, MPEG-E, MPEG-M, MPEG-U, MPEG-V, MPEG-M, MPEG-U yang jarang kita temukan namun banyak dipakai untuk tujuan - tujuan spesifik.
mpeg_logo.png
Logo MPEG


Selasa, 08 Januari 2013




 Mengoperasikan jaringan PC dengan sistem operasi


Pada pokok bahasan ini akan membahas tentang pemahaman jaringan komputer, memeriksa koneksi ketersambungan personal komputer pada jaringan komputer, menggunakan sumber daya bersama (Resource Sharing)
1. Pemahaman Jaringan (Networking) Komputer
Dalam sebuah jaringan komputer biasanya terhubung banyak komputer ke sebuah atau beberapa server. Server adalah komputer  yang difungsikan sebagai “pelayan” pengiriman data dan atau penerimaan data serta mengatur pengiriman dan penerimaan data diantara komputer‐komputer yang tersambung. Fungsi pelayanan ini dimungkin oleh adanya penggunaan perangkat lunak khusus untuk server. Perangkat lunak yang dulu dikenal antara lain Xenix dari IBM, UNIX/LINUX, Novell dan Microsoft Windows dan beberapa merk lainnya. Saat ini yang umum dipergunakan orang adalah perangkat lunak Novell dan Windows NT dari jenis‐jenis keluaran terbaru yang memiliki kompatibilitas dengan jaringan internet. Kompatibilitas ini atau kecocokan ini dimungkinkan oleh karena perusahaan produsennya telah mengembangkan produknya dengan menambahkan sistem TCP/IP. Apa itu TCP/IP?
TCP/IP (Transfer Control Protocol/Internet Protocol) dipergunakan dalam jaringan internet sebagai sistem pengiriman meta data dan pengontrolannya.
Gambar 1.1 Kabel RG58

Secara fisik, jaringan komputer merupakan komputer yang dihubungkan dengan kabel data. Ada beragam jenis kabel data yang dibuat untuk penggunaan tertentu seperti kabel RG 58 untuk didalam ruangan, dapat juga mempergunakan kabel UTP. Untuk hubungan jaringan komputer antar gedung dapat dipergunakan kabel RG8 atau yang dikenal sebagai kabel backbone. Apabila kita membangun jaringan komputer antar gedung            sebaiknya memperhatikan keamanannya dari gangguan petir.
2.                     Memeriksa koneksi PC pada jarin